Minggu, 08 Juli 2012

cerbung : Kamu Untuk Aku (part 10)


Shilla mengendap-ngedap untuk keluar dari gang kecil kompleknya. Ia melirik jam tangan lunsuran dari ibunya, 06:00 pagi. Tentu orang-orang pengganggu itu belum datang. Shilla tersenyum picik, lalu menegakkan tubuhnya yang tadi dibungkuk-bungukkan.


shilla mengangkat tangannya tinggi, lalu merentangkannya lebar-lebar. Seakan baru saja mendapat kebebasan yang begitu di harapkan.”heuh, akhirnya gue berhasil ju...”



“selamat pagi nona shilla,..” shilla mengurungkan niatnya untuk melanjutkan kalimatnya, senyum merekah yang tadi menghiasi wajahnya sirna sudah. suara pria dewasa umur 30an yang mengaku bernama sion yang akhir-akhir ini mewarnai suram paginya terdengar shilla yang sudah berusaha mati-matian menghindarinya.


shilla membalik badan, menatap sion dan temannya deva dengan tatapan murka. Kedua kubu saling tatap, shilla dengan tatapan tajam yang begitu sinis, sion dan deva menatap shilla dengan tatapan ramah biasa dengan senyum berkembang tanpa beban. “tumben nona shilla pagi, ayo silahkan masuk mobil nona...” ujar sion terlalu tak menyadari suasana hati shilla.

Blamm.. pintu penumpang mobil terios hitam yang di kemudikan sion di tutup oleh deva setelah gadis cantik yang sudah 1 minggu ini di antar jemput olehnya dan sion sudah duduk manis meski dengan ekpresi muka kurang manis.


shilla masih bungkam dengan muka datar saat dirinya sudah berada dalam mobil terios mewah milik keluarga haling, dia terlalu kesal dengan pagi ini. Sudah mati-matian ia bangun pagi untuk menghindari jemputan dua pengawal suruhan pemuda galak bernama rio itu, tapi berujung pahit. Pemuda itu. iya. Semua ini gara-gara dia. 1 minggu sudah dunia nya menjadi penuh keanehan, masih kurang puas kah dia.



“nona shilla kok gak make sepatu yang di beliin tuan mario..” shilla menggeleng malas, biar yang bertanya bingung dengan jawabannya.

Shilla mengamati pemandangan jakarta melalui jendela mobil seperti biasa, tanpa sadar ia melamunkan apa-apa saja keanehan yang di lakukan pemuda kaya sombong itu pada hidupnya seminggu ini. Keanehan pertama, antar jemput sion dan deva yang ternyata stand by sejak pagi. Kedua, barang-barang bermerk yang tiap pulang di berikan oleh sion dan deva yang setiap shilla akan menolak sion dan deva akan memohon-mohon hebat hingga mengundang perhatian tetangga. Ketiga,  Chef handal yang menurut penuturan ibunya datang tiap pagi untuk membantu membuat kue untuk di jual, dan saat shilla pulang semua tugas yang biasa ia lakukan-mengedarkan kue-kue- sudah beres dan shilla tak perlu melakukan apa-apa. Dan masih banyak keanehan yang secara tidak langsung pelan-pelan mengubah hidup shilla yang dulu, hidup shilla yang diam-diam shilla rindukan.

“oya, nona. Mulai besok mungkin kami tidak akan mengantar jemput nona.” Suara sion terdengar begitu renyah di telinga shilla, shilla yang tadi nya murung seketika berubah sumringah. Dirinya seperti melayang tinggi, tinggi, tinggiiiiiiiii sekali..... bebas oh bebas....


“iya, soalnya mulai besok tuan mario sudah tidak sibuk dan bisa mengantar jemput nona.” Deva menyambung dengan nada bahagia.



“jeduuuuumm!!!” shilla serasa di banting keras-keras dari ketinggian tertinggi. “Oh, god. Ini lebih buruk.” 


“nona shilla baik-baik ya sama tuan mario, kami seneng deh kalo tuan mario seneng,” shilla menyerengitkan dahi, kurang paham dengan penuturan sion barusan.



“iya, nona. Kasian tuan mario yang gak pernah dapet ka...”



“dev gak usah di lanjutin..” sion memukul pundak deva mencoba menghentikan ucapan deva, namun malah membuat shilla sedikit penasaran apa yang sebenernya akan di ucapkan deva selanjutnya. 



“memang tuan kalian kenapa ya?” shilla membuka suara untuk pertama kalinya, tak bermaksud ikut campur. Hanya ingin tau saja kisah hidup pemuda kaya itu bagaimana?



“gak papa kok non..” jawab sion kikuk, lalu tanpa terasa kecepatan mobil berkurang hingga akhirnya benar-benar berhenti.”udah sampai ini non.” Ujar sion dengan senyum ramah biasa.



shilla melihat dari balik jendela, memang mobil terios hitam yang ia naikin sudah berada di depan gerbang sekolahnya. Shilla menghela nafas berat, nafas nya tiba-tiba jadi terasa sesak. Entahlah, ia hanya berat harus mengetahui fakta bahwa ini pelayanan antar jemput sion dan deva yang terakhir. Shilla menatap dalam penuh kepiluan kedua pemuda dewasa itu bergantian, mengingat-ngingat kisah 1 minggu ini dengan mereka berdua. Kisah itu, meski menyebalkan namun shilla akui indah. Berat juga melepas kedua pria dewasa yang begitu mengayominya satu minggu ini.



“om sion, om deva, maafin shilla kalo ada salah ya. Makasih antar jemputnya selama ini, makasih udah jagain shilla seminggu ini.. shilla makasih banget deh” tanpa sadar suara shilla mulai bergetar dan tak lama dari itu air matanya luruh.

Dengan reflek tangan deva mengelus puncak kepala gadis SMA yang sudah di anggap adik olehnya. “jangan nangis nona shilla, kita pasti ketemu lagi. Maafin kita juga kalo selama ini udah ganggu nona shilla ya.” sion yang angkat bicara untuk menjawab, “udah! Nona shilla masuk sana, nanti telat lho!!”

Shilla mengangguk beberapa kali, lalu segera keluar dari mobil yang di kemudikan sion.  Mobil itu mulai berjalan perlahan, Shilla melambaikan tangan untuk mengiringi Mobil terios itu berlalu. Dan kenangan 1 minggu ini biarlah tersimpan rapi menjadi salah satu kenangan indah shilla.

“makasih om sion, makasih om deva, makasih...... rio!!”


***



Para anggota OSIS yang merupakan panitia acara pensi dalam rangka pengabdian terakhir OSIS angkatan alvin di SMA UYEers , sudah bisa tersenyum lega kini, faktanya mereka sudah berhasil mempersiapkan segala keperluan untuk menunjang keberhasilan si acara yang akan di laksanakan lusa. semoga karya mereka yang sudah di pikirkan sejak 2 bulan yang lalu ini berbuah manis akhirnya. Itu harap sederhana mereka.

Rio mengelap keringat yang sudah membanjiri wajahnya dengan tissue yang tadi sempat ia terima dari salah satu teman sekolahnya yang mengaku sebagai pengefansnya, lalu selanjutnya meneguk air mineral yang juga di beri oleh seorang wanita yang mengaku pengagumnya juga. “dia yang gak modal, apa para gadis-gadis itu yang terlalu lewat mengerti.”


“hadduuuuhh. Akhirnya selesai juga..”alvin membanting keras tubuhnya yang lalu segera punggungnya di sandarkan di tubuh rio yang menyandar di dinding ruang aula. Rio tersenyum tipis menanggapi sahabatnya yang sedari gladi resik acara di mulai hingga selesai  dan hasilnya berhasil dengan baik masih tersenyum sumringah dengan ekpresi menyenangkan.
“ngajak siapa ya ntar ke pensi?” alvin berucap sendiri sambil pandangan nya menerawang, membuat rio mau tak mau turut memikirkan juga akan mengajak siapa? Dan dia, tanpa butuh waktu lama sudah menentukan siapa yang akan di ajaknya di acara pensi dengan tema cinta indonesia yang di wajibkan berpasangan dalam menghadiri acara.



“boleh dari sekolah lain kan vin?” rio membuka suara dengan senyum sumringah kali ini.



“rio..” ify berjalan santai menghampiri kedua pemuda bersahabat itu, mengurungkan niat alvin yang baru akan membuka suara menanggapi tanya rio, entahlah alvin hanya berfikir teman sebangkunya itu dalam pensi kali ini tidak akan mengajak ify yang sudah menjadi pasangan patennya dalam setiap acara yang membutuhkan pasangan. Yang alvin takutkan jika dugaan nya ini benar, keputusaan rio ini akan .... mematahkan harapan ify yang terang-terangan terlihat bahagia jika di pilih rio sebagai pasangan meski tak ada ikatan.



“apaan?” rio bertanya singkat,



“gue nebeng lo, tapi pulangnya sekarang!!. Yuk pulang!!”



alvin tersenyum lucu, gadis pujaan hatinya ini, selalu bisa saja membuat rio memasang ekspresi menganga dengan mata melebar. “sana io!! Sebelum tanduknya keluar.!”



rio terkikik, meski hatinya masih tercengang dengan permintaan ify . Dan segera membuat ify memanyunkan mulut kentara,”doyan banget sih kalian ini bikin naik emosi gue..”



rio berdiri dari duduknya, mengacak lembut rambut ify yang sore itu di biarkan tergurai dan sedikit acak-acakan.”maaf ya yuuss!!!” ucap rio di manis-maniskan. Dan membuat ify meski tidak kentara sedikit bergelagat salah tingkah.



lalu detik selanjutnya, ify terdiam, tampak berpikir keras, ada yang baru saja telat ia sadari.”yuuuss? maksudnya?”



“ifyyy cuuyyuuuusss!!!”



rio dan alvin langsung terbahak. Ify dengan kesal memukul-mukul pelan tubuh atletis kedua teman kentalnya secara bergantian karena doyan sekali mentertawakannya



“udahh io!! Nangis ntaar!! Anter pulang sono!!” alvin terlebih dahulu dapat mengontrol tawanya, membuat rio tersadar dan segera melangkah dengan tangan yang sudah saling bertaut dengan ify.

Rio dan ify sudah melewati pintu masuk utama, dan tak lagi terlihat dari tempat alvin duduk kini. Dalam hati alvin berharap.”ambillah keputusan terbaik mario..”






***


dengan posisi setengah terbaring di tempat tidurnya, rio masih tak berkutik sejak 30 menit yang lalu. Tatapannya pun masih sama. Menerawang kosong ke langit-langit ruangan yang di design seperti suasana langit malam penuh bintang. Bintang.. rio suka bintang, karena mama suka bintang. Setidaknya itu alasan kuat rio saat akhirnya  langit-langit kamarnya menjadi seperti ini, alasan yang sebenarnya tak terlalu sulit untuk di fikirkan di umur dia meminta keinginan itu. waktu itu, ia baru 8 tahun. namun kini, ia baru sadar kenapa dulu-mungkin hingga sekarang- selalu ingin melakukan-dan juga menyukai-  hal yang orang tuanya lakukan-dan juga sukai-. Mungkin, Karena ia terlalu sayang. Sayang sekali dengan sepasang adam dan hawa yang telah membawanya ke dunia, merasakan manis pahitnya kehidupan.



rio menghela nafas berat. Lalu jika sepasang sejoli itu sudah membawanya ke dunia, apakah harusnya di lepas begitu saja. Bukannya mereka harus bertanggungjawab, rio ini milik mereka kan? Kenapa rasa-rasanya rio tak di perlakukan seperti halnya barang milik, tidak di jaga, tidak di rawat, dan tak pernah di beri kasih?



“aahh!!!! Sial!! Gak harusnya gue cengeng gini.” rio menarik nafas panjang.. dan ia berharap tak akan ada lagi sesak semacam ini yang mengglayutinya. Berpendarnya harapan itu dari pikiran rio, pandangannya dengan antusias tertumbuk pada sekotak coklat  yang di beli dari negara terbaik penghasil coklat, swiss.



rio mengembangkan senyum. Ia tengah berharap gadis manis yang nantinya menerima coklat berkotak merah jambu itu, mampu memberikan kehidupan yang lebih berwarna untuknya. Kehidupan yang lebih baik. Kehidupan tanpa sesak misterius yang begitu menyakitan karena kesepian. Kehidupan yang di akhiri dengan happy ending. “come on shilla, make my life more meaningful... ”



dan malam itu, di bawah bintang-bintang rekayasa tangan manusia, harapan itu terbentuk, dan dalam sunyi malam tidak ada yang tahu angin berhembus membawanya, semoga hingga ke tuhan dan terkabulkan.




***




Shilla menatap gelisah gabriel yang baru saja mematikan mesin mobil, lalu dengan ragu-ragu memandangi rumah bertingkat di hadapannya dari jendela mobil. Pilar-pilar tinggi yang menyangga konstruksi utama rumah bergaya mediteranian itu nampak menimbulkan kesan serupa dengan rumah-rumah lain di kompleks elit ini. Anggun, nampak penuh kedamaian meski terasa sunyi.

Shilla menghela nafas. Dia kelewat gelisah, Dia memang tidak begitu familiar dengan lingkungan semacam ini. ia hanya takut ia tidak memberi kesan baik pada si tuan rumah, selain gabriel. Sebelumnya, baru satu kali dia menginjakkan kaki di rumah milik orang –ekhem- kaya. Dan satu kali itu, tentu ia tak meninggalkan kesan yang baik. Lagi pula ia juga tak sudi berbaik hati pada si tuan rumah, baik hati sama rio. Itu sia-sia.


“ayo shilla, turun!! Kayaknya kamu udah kedinginan banget. Nyampe pucet gitu” Shilla tersentak, baru sadar gabriel sudah keluar dari mobil dan sudah membukakan pintu mobil untuknya.



shilla tersenyum ketir, “gue pucet karena gugup kali.” Pikirnya sakartis, lalu segera turun dari mobil rush silver milik gabriel.

Shilla semakin pucat ketika menginjakkan kaki di dinginnya lantai keramik dengan warna coklat senada dengan warna cat ruang besar yang shilla tafsir itu adalah ruang tamu. “sepi!!” itu yang shilla rasakan sepanjang mata memandang.


gabriel menepuk pundak shilla pelan. Dan secara tidak langsung sudah merusak lamunan shilla untuk kedua kalinya. “kamu ganti baju dulu deh..”

“ha?”

“kakak pinjamin baju adik kakak dulu.” Shilla mengangguk patuh, terlalu kikuk untuk bawel seperti biasa.

Gabriel tersenyum, merasakan aura kegelisahan yang shilla pancarkan. “itu kamar kakak, kamu tunggu di sana aja..” gabriel menunjuk pintu jati coklat tua yang bisa di gapai hanya dengan berjalan lurus saja dari tempat ia dan shilla berdiri sekarang. 


shilla mengangguk -lagi-. Lalu, mulai melangkah pelan bersamaan dengan gabriel yang juga melangkahkan kaki untuk kelantai 2, meminjam baju pada adik gadisnya.

Shilla dengan ragu membuka pintu bertuliskan iel’s room J. Lalu, setelah merasa yakin, ia membuka lebar-lebar pintu itu. dan mata shilla seketika terbelalak. Terlalu tak percaya dengan ruangan serba hitam milik gabriel. Ini sungguh di luar dugaan, gabriel yang berpawakan kalem dan tenang ternyata menyukai sesuatu yang berbau rock. Kamar ini meski rapi, tapi lebih cocok untuk para musisi yang hobby merusak telinga dengan suara melengking mereka, rock star.


shilla tersenyum kecil, baru saja ia membayangkan sesuatu yang konyol. Ia membayangkan gabriel yang biasa berpakaian resmi seperti kemeja atau kaos-kaos polo memakai pakaian ala-ala rock dengan rambut di jigrak-jigrakan. Itu terlalu sulit untuk di terima akal. Hahaha.



Dengan rasa ingin tau yang kelewat besar. Shilla melangkah pelan menghampiri satu-persatu benda-benda unik di ruangan itu. tak ada yang terlewat dari jangkauan matanya. dan kini yang menarik perhatian shilla adalah figura photo yang berukuran lebih kecil dari poster-poster band rock papan atas atau photo-photo lain yang ada di ruangan itu. namun, photo yang hanya berukuran 3R yang terletak di meja kecil di sisi kiri tempat tidur gabriel begitu mencolok, dan rasanya tak boleh di lewatkan untuk di lihat.


Figura itu hanya figura biasa, figura warna hitam dengan sedikit ukiran. Tapi, Photo yang di sajikan tak bisa di bilang biasa, begitu setidaknya bagi shilla. ada dua anak manusia di photo itu, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Shilla kenal si laki-laki, itu gabriel, gabriel yang tengah tersenyum lebar dengan mata berbinar. Namun, si perempuan dalam photo itu rasanya tak ia kenal atau bahkan tak pernah ia lihat. Bukan!, perempuan di dalam photo yang tengah tersenyum manis dengan pipi bersemu ini bukan adik gabriel. Meski shilla belum pernah bertemu adik gabriel, setidaknya shilla sudah pernah di perlihatkan photonya oleh gabriel dan tentu ini bukan adik gabriel. Shilla masih ingat betul adik gabriel tidak memiliki rambut panjang seperti ini. lalu, ini siapa???

“shilla...” shilla tersentak, lalu dengan gelagat resah meletakkan terburu figura yang sedari tadi ia pegangi ke tempatnya semula. Gabriel tersenyum penuh arti,”ini!! ganti dulu baju nya..”

Shilla berjalan kikuk menghampiri gabriel, lalu mengambil baju terusan ungu soft dari tangan gabriel.


*

Shilla tersenyum yang ia usahakan tercipta sebaik mungkin, senyum itu untuk ibu paruh baya dan gadis putih berambut pendek yang sedang duduk di ruang yang masih di dominasi warna coklat, mungkin ini ruang keluarga.


“ini shilla ma...” gabriel yang berdiri tepat di samping shilla, merengkuh pundak shilla dan secara reflek menuntun shilla untuk lebih mendekati ibu dan adiknya duduk.



shilla mengangguk sekali, hormat “malem tante..”



“sini shilla.. duduk sini...” rina-ibu gabriel- berucap lembut dengan senyum.



shilla menangguk dengan senyuman, lalu menuruti perintah rina yang terlihat keibuan dan ramah. Lalu, di susul gabriel yang juga ikut duduk, tepat di sisi kanan shilla.



“tadi kehujanan ya.” Rina kembali membuka suara.


masih dengan kikuk, shilla menjawab.”iya tante.”



“kok bisa sih iel, tamunya di bikin hujan-hujanan?”

“hehe, maaf deh ma. Jadi tadi itu mampir makan dulu, terus pas udah selesai makan, malah hujan. Mana parkir nya jauh lagi, karena takut kemaleman jadi nerobos hujan aja.” Gabriel menyeringai lucu di akhir ceritanya. 


“kamu ini.. tapi kamu gak papa kan shilla.”



“gak papa kok tante, udah biasa kehujanan hehe.” Rina terkikik kecil, shilla tampak polos sekali mengucapkan kalimatnya barusan. Dan itu terasa lucu bagi rina, karena anak gadisnya yang cuek mana mungkin bisa berekspresi seperti itu.



“shilla lucu ya via..” rina menepuk pundak putrinya yang masih terdiam sedari tadi. Bermaksud ingin mengajak komunikasi gadis manisnya itu.



sivia mengangkat bahu acuh. “iya kali..”

“ma, shilla ini jago bikin kue loo. Mama mau belajar gratis gak. Hehe” gabriel berceletuk, membuat rina memasang ekspresi kagum menatap shilla. yang di bicarakan hanya bisa tersenyum malu dengan pipi bersemu.


“memang shilla mau ngajarin tante?.....”



“eh. Mau kok tante.. dengan senang hati malah.”



rina tertawa senang mendengar jawaban shilla “wah. Makasih sekali loh. Kebetulan nih tante payah bikin kuenya..“



“pasti tante bakal bisa kok, shilla akan bantu tante sebisa shilla..” shilla tersenyum bangga, setidaknya saat ini ia sedikit berguna dan mudah-mudahan meninggalkan kesan baik pada si tuan rumah.



“yaudah, kalo kamu gak sibuk. kamu bisa main kesini.. “ shilla mengangguk mantap dengan mata berbinar. Rina hanya tersenyum saja, sudah tidak kuat untuk terbahak seperti tadi, terlalu ekstrim untuk jantung nya yang kini sudah mulai terasa nyeri.



“ma, baik-baik aja?” gabriel yang mengerti kesehatan mamanya, yang pertama kali menyadari perubahan ekspresi rina. seperti menahan sakit.



“gak papa, mungkin sekarang waktunya mama istirahat. “ gabriel ataupun yang ada di ruangan itu tak ada yang merespon. Lalu setelah menarik nafas panjang rina kembali berucap. “Shilla, maaf ini tante gak bisa nemenin kamu lama-lama. Tante mau istirahat dulu.”

shilla mengangguk mengerti.”iya tante, gak papa. Tante selamat istirahat ya.”

Setelah tersenyum sekilas pada shilla, rina meninggalkan ruangan dengan bantuan gabriel. Kini, di ruang itu tinggal shilla dan via.


“kita belum kenalan kan, gue via.” Sivia membuka suara dengan tangan sudah terulur ke arah shilla.


shilla tersenyum, secara tidak sadar merupakan senyum kelegaan.“gue shilla.”



“lo gak perlu tegang gitu deh.”shilla hanya tersenyum. Dan mulai mencoba untuk tidak tegang seperti yang di ucapkan sivia. “gue kayaknya manggil lo nya shilla aja deh. Ya meski lo udah kelas 2 SMA dan gue kelas 1 SMA. Tapi umur kita sama-sama 16 tahun. Gimana? Lo mau gak di panggil nama aja?



“emm, mau-mau aja kok..”



“heran gue ma lo, dulu kecilnya, ngebet sekolah ya. 16 tahun udah kelas 2 SMA.”



shilla terkikik kecil, menurutnya sivia terlihat lucu dengan bicaranya yang jutek.” Iya nih, gue punya sahabat gitu, mereka lebih tua 1 tahun dari gue, pas mereka mau masuk sekolah gue nya maksa ibu buat nyekolahin gue juga.”



sivia mengangguk paham “pantes! Emm, Lo udah punya pacar?”



Shilla sedikit terkejut. selain tanya semacam itu terlalu tiba-tiba, tanya itu juga terlalu melenceng dari pembicaraan awal mereka. Dan kini shilla bingung harus menjawab apa, ingatannya secara sendirinya tertuju pada kejadian beberapa hari lalu di rumah rio. Ah pria itu.


cukup lama tak mendapat jawaban, sivia berucap masih acuh. “kalo gak bisa jawab, gak usah di jawab!!”



“emm, gue belum punya pacar kok..” shilla tersenyum kikuk, ada yang mengganjal. Sudah lah shilla, peduli setan dengan rio!!

“lo itu cewek kedua setelah kak prissy yang di ajak kakak gue ke rumah.”


“kak prissy??” shilla tanpa sadar menggumamkan nama yang baru saja di sebut sivia.



“lo tadi ganti baju di kamar kakak gue kan?” shilla mengangguk. Sedikit bingung, karena sedari tadi sivia selalu berucap tidak sesuai dengan ucapannya, ya meski akhirnya nanti akan berkesinambungan. Tapi itu cukup membingungkan. ”dan gue yakin lo liat photo kakak gue sama cewek di meja kecil deket tempat tidur kak gabriel.”



shilla tertawa hambar.”gue berasa lagi ngomong sama peramal deh, dari tadi lo selalu nebak. Dan itu bener. Dan tebakan lo barusan, gue jadi malu. “



sivia mengangkat bahu.” Cewek yang di photo itu kak prissy, Kak gabriel kenal kak prissy dari kampus.”



shilla merasakan kegelisahan, harusnya tak perlu begini. “kak prissy pacarnya...



“bukan” sivia memotong cepat.”meski mereka kelewat akrab, bahkan beberapa kali kesempatan keliat mesra. Tapi mereka Cuma sahabatan. Tapi, Gue gak yakin salah satu di antaranya gak ngeharapin lebih dari sahabat. Kak prissy selalu natap mata kakak gue dengan tatapan yang gue rasa beda. Tapi mungkin kakak gue, gak peka. Dan... malah yang gue liat tatapan mata kak gabriel beda kalo natap ...lo”



mata shilla melotot lebar dengan mulut menganga, terlalu tidak percaya sivia bisa berbicara seperti itu padanya. Meski hatinya tengah bersenandung bahagia, tapi ia tak boleh tergiur. Peramal tak selalu benar kan. “gue jadi bener-bener yakin kalo lo itu peramal.” Shilla berhenti berbicara untuk terkikik,”tapi sepertinya tebakan lo kali ini salah. Pikiran Lo terlalu jauh, kak gabriel mana mungkin menginginkan gadis ingusan kayak gue. Kak prissy, meski gue belum pernah ketemu, gue rasa dia jauh lebih baik dari anak lahir kemarin sore kayak gue. Dan, gue rasa segala bentuk perhatian kak gabriel selama ini, hanya seperti kakak ke adiknya.



“PD banget lo! Kak gabriel udah punya gue sebagai adik, jadi buat apa dia cari adik lain buat dia perhatiin. Memang kak prissy baik, sangat baik malah. Tapi harus gimana lagi kalo perjalanan cinta kakak gue berjalannya kayak gini.”



shilla diam, ia sudah merasa kalah telak dengan penuturan sivia barusan. Dan ia bingung pula, harus sikap bagaimana yang tunjukkan.



sivia tersenyum, lebih ramah kali ini.” dan yang harus lo tau, gue bukan peramal. Gue bisa bener nebak lo liat foto di kamar kakak gue atau soal tatapan kakak gue, itu hanya berdasarkan pemikiran logis aja. Jadi lo gak usah khawatir, gue gak tau apa yang sebenernya lo rasain sekarang, yang lo rasain ke kakak gue. karena sejujurnya lo terlalu sulit di tebak. Semoga kita bisa berteman baik.” Sivia berdiri dari duduknya, lalu detik selanjutnya turut meninggalkan shilla di ruangan yan penuh dengan benda antik itu.



tak lama, dari kepergian sivia. Gabriel muncul dari pintu yang tadi di lewati juga oleh sivia dengan senyum ramah biasanya.gabriel nampak melirik jam di alorjinya. 21.15. ”pulang sekarang?”



Shilla tersenyum tipis, lalu mengangguk mantap menerima tawaran gabriel.


Kamis, 28 Juni 2012

mear diary : FB punya status


lihat kawan. lihat!! indah bukan ? bukan indah? blog saya semakin indah kan ya? ya kan? alah iya deng?
gimana? keliatan lebih kalem, lebih dewasa, lebih polos dan gak kekanak-kanakan lagi kan, ya ini salah satu bentuk awal lah, semester tiga kan saya akan berubah.. liat perubahan saya... coming soon :D hahahaha


perubahan blog ini juga memenuhi saran rekan saya, anak A3 terteledor --> @nidiapuspitasz !!! kata dia blog saya mending tulisan nya gausah warna2. "CUKUP HITAM" dan layar entrinya putih aja. dan setelah saya pikirkan dengan otak saya yang jarang mikir. ternyata ada benar nya juga saran kawan saya itu, blog saya yang dulu nampak norak dan alaynun. jadi intinya makaseeeehh ita :*

@nidiapuspitasz



jadi kawan saya beneran mau berubah lho! bener deh.. berubah nya kayak apa.. coming soon :D

dan posting malem ini bertujuan untuk merealisasikan keisengan saya sebelum saya berubah coming soon itu..


sebelum saya memulai hal berikut. yang saya cantumkan disini benar-benar di tuliskan oleh beberapa orang fesbuker, percayalah! TANPA REKAYASA! jangan kemana-kemana tetap (masih) di dunia hewan. tapi  yang perlu saya tekankan disini saya tidak akan menyantumkan nama-namanya karena saya sebagai petugas kesehatan di tuntut untuk menjaga privasi pasien. apakah ibu setuju? kalo begitu, saya melakukan persiapan terlebih dahulu bu, permisi.. -____-


ingat! yang ada dalam postingan ini bukan rekayasa. di lakukan ini atas dasar merealisasi kan kebiasaan saya setiap melihat status. JANGAN DI TIRU!!! takut daya khayal kalian gak nyampe :P peace kawan!


let's START!!!!!!




" Kok bentrok gitu sih jadwalnya Coboy Junior sama pengumuman SMA-_- bingung mau milih mnaa?? "
-> PILIH SAYA!!! CONTRENG NOMOR DUA!!! KESETARAAN GENDER HARUS TETAP DI TEGAKKAN!!




"Weleh kok arab mua nie bagan na,,

gmna ngejelasin na ntar,,,



Pucing,,,,!!!!"
-> aduch aqu uga nich. pucing beet campe mao muntach. .. gemana eachh?.


"Tau dak ???

Sebenarnye aku suke sm kau ..
Karna kau aku bise membuat aku bangkit agik dr keterpurukan ku :") .
Aku ttp Setia suke sm kau meskipun aku tau perasaan itok PUPUS
Yg ku mau skrg .
Aku mau ngliat kau bahagia meskipun bkn dgn aku :') (˘̩̩̩⌣˘̩̩̩ƪ) 
PUAS KAU ???!!!!

-> alah. awakni tak percayeleh? ndak mati saje ape kau ni. ah iye ye, ngape aku nak gile ni. lhe makeseh ye



"menghapus jejakmu dhti q mungki lebih baik dri pda q ttap mmikirkn mu..."
-> biasa ae mbak. ra sok nyindiri !! -___-



"kangen anak anak QueenBee :'* kangen konyol na egin diana,rungsing na tari,manja na si wiwin,riweuh si ira :D HAHA hayu latihan deui :'* ♥"
-> eh aku juga kangen lho. kangen itu lho, kangen masak-masakan tai ayam sama kamu...



"Diem bkan brarti g pduli♥"
-> wes positif ki !! jan yakin tenan aku.. mesti ngempet ngising to.. 



"Jemuran qu bloem kring... Nih.....:-D"
-> lha yo.. makane ra sok pipis di sembarang tempat to. bajune dewe jal malah di pipisi.. jan jan..



"Pengen siomay,batagor,rujak...mua gag ada yang jualan di depan kampus..."
->ya jelas lah, kapok jualan di depan kampusmu. makane nek tumbas ki mbayar!!



"4 tahun gk ktmu . . . Aq fkr r5 itU gk ada lg , , trnyta . . . . . ."
->aduh, aku seumur hidup gak pernah ketemu lho, aku juga gaknyangka.. ya ampun ternyata ya...



"cacing q dh pda demo d perut ,, ...


#mqan ,, mqan ,, mqan ..."

->ich embaq nyah joloqq, pelutnya peltenakaan cacing!



"HP sepi banget!!

Udah kaya di kuburan aja (⌣́_⌣̀)"

->makanya beli hp second jangan ke kunti donk, jadi sepi kan, hp nya blm move on tuh! masih kebawa suasana di kuburan..



"kepala ku skit kek mw pecah.............."
->kene mbak tak gepyuk balok piye.. biar to the point gitu..


cukup ah cukup. aku ndak semakin khilaf.
yang status nya tercantum terus tersinggung, maaf sekale ya. pemilihan status ini acak kok. gak saya pilih dan pilah. beneran deh acak!! semoga mampu memberi sedikit inspirasi (?)  -___-


love you so much guys :*

Jumat, 15 Juni 2012

mear diary : darah .. darah.. darah..

Darah : suatu sesuatu yang akrab dengan hororr.. hiiii~ bulu kudukku meremang, bersiap di cukur.
tapi bukan, saya bukan ingin menceritakan tentang sesuatu yang mencekam dan menakutkan, malah saya kan menceritakan sesuatu yang agak -ekhem-- intim.

darah, akhir-akhir ini idup saya gak jauh-jauh dari darah. kalo beberapa waktu lalu idup saya gak jauh-jauh dari mie dan saya jadi manusia mie, dan gue masih fine2 aja dengan itu. tapi kali ini TIDAK!! tidak dengan manusia darah, selain baunya amis. kasian saya yang nyuci karena setiap baju saya lepas merah semua badan, atau kasian saya akan kesulitan memenuhi asupan darah dalam tubuh saya kalo tiap siat ngalir.

saya wanita, FAKTA. dan FAKTA juga, saya mengalami mens, tapi naas darah pun ngerasa kurang kece untuk menjadi darah saya, sehingga mereka tidak enak terlalu lama numpang di tubuh saya. sehingga di kala waktu mens tiba. itu merupakan kesempatan mereka untuuk berlomba-lomba mengeluarkan diri. pantes, darah yang keluar banyak, nyampe rebutan gitu.

kalo udah gini, yang mau di salahin siapa?
oh, benar-benar hanya satu pintaku, misalnya aja ada keran untuk mengendalikan mereka semua. gue gak perlu pembalut. cukup, "takut tembus, pastikan keran anda dalam keadaan off."
dan masalah beres, saya akan mengatur buang darah seperti halnya buang air kecil.

dan saya gak perlu repot-repot kelimpungan, pas di saat gue lagi karokean bareng kawan-kawan ada merah-merah di celana. dan saya akan merambat-rambat ke WC, dan akan susah payah bersih2 darah yang netes ke lantai yang kering. ya meski masih bisa foto sih, tpi tetep saya susah menjalaninya.
 look this, bentuk kebahagiaan setelah berhasil melakukan hal yang sulit untuk di lakukan.

*perhatikan lingkaran merah, belum sempat terpakai -____-

maaf atas segala yang terlalu ngeBLAK. hanya sedikit mengutarakan prustasi dengan darah. thanks . sekian . bye.

Sabtu, 02 Juni 2012

mear diary : Sinar Indah !! DONE !!!!

yang kangen mari samakan suara ..... sammmaaaaa..
iya iya, saya paham, kalian kangen? wajar? makasih lho ya.. saya memang ngangenin.. wah betul/

oke. sudah hampir 2 minggu saya tidak posting. maklumlah, orang kece. 
saya baru selesai PKL di BPS SINAR INDAH. yeah, tepuk tangan. terimakasih terimakasih.

saya ceritain dari awal sekali, sangat awal, awal banget. baru pertama kali di umumkan saya dapet praktek di tempat ini, gue mulai stress. ya, memang udah dasarnya gue udah nimbun stress dari jauh-jauh hari sih, tapi sesaat sebelum PKL itu, adalah puncaknya kestressan gue man. gue kasih tau apa saja yang mendasari kestressan gue. cekdodo  :
1. gue gak tau apa-apa soal sinar indah. blank. kosong. gue salah arah. gue tak berarah. 
gue tanya kakak tingkat, gak ada yang tau, atau mungkin ketidak tepatan saya dalam bertanya dengan orang yang mana. tanya temen gue, mending gausah nanya.
karena besar kemungkinan mereka menjawab , "wah di atas langit tuh!!"
tingkat kestressan gue meningkat, kekhawatiran gue pun meningkat,dan imajinasi gue pun ikut-ikutan meningkat, nih BPS misterius banget, dari sekian banyak orang di tanya tentang BPS ini semuanya menampilkan ekpresi sama. "ha? sinar indah?" mereka melongo, laler ijo masuk, menelan ludah, waauuu, gurih -___-
searching di internet. gak ada juga !! damn!! jangan-jangan ini hanya BPS hasil si tukang ngetik pengumuman ngekhayal nih! bisa jadi, atau malah BPS dunia lain, jadi pelayanan di tujukan pada kuntilanak melahirkan dalam kubur.
wah, kritis sekali otak saya, saya setuju dengan pendapat saya yang terakhir, dengan begini saya dan kita jadi bisa tahu asal mula di buatnya film "beranak dalam kubur". ternyata untuk memberi rejeki BPS sinar indah.

2. gue dan kakak ke 2  berkelana 3 hari 3 malam, mengitari dunia api, air, bumi dan udara, untuk mencari keberadaan BPS misterius ini. dan yeay, kami menemukannya, nyata, dan melayani kun... ekhem.. manusia maksudnya. udah di temukan BPSnya, gue tambah stress, kali ini yang jadi pikiran gimana watak dan perilaku pemilik BPS tersebut. gue tiba-tibe keinget BTW. kenapa dari sekian banyak dosen yang merupakan bidan, ibu itu yang teringat. jawaban nya mudah.. setiap kata yang keluar dari mulut ibu itu, ngoreng di hati saya. ANJIIRRR!!!!!

3. sudah berhasil menemukan BPS, sudah bisa menyiapkan mental untuk menghadapi bidan sekiller apapun, satu hal belum teratasi, kebo ijo, gak usah di sebut dia siapa? terlalu ANTI gua, ANTI!!! A EN AN TE I TI, ANTI. gue ceritain nanti di akhir acara postingan ini.



28 mei 2012 PKL di mulai, orang-orang yang ada di rumah itu ternyata baik banget. di rumah itu ada ibu sinar indah, bapak yadi, mbak novi, mbak happy, dan mbak dar. emm, sebenernya ada satu lagi, anak dari ibu sinar, tapi gue gak terlalu kenal, soalnya cuma ketemu beberapa jam di hari pertama, dia mesti balik ke jogja, mau kuliah. kedokteran, ukhuuk ukhukk, ra do ngiler lho! elek kok elek -___-

1 minggu saya tinggal di sana, ada yang perlahan mengubah ketertarikan saya, ini semua gara-gara ibu, saya jadi suka film "sinema", film sinema terfavorit adalah --> DEWI BINTARI di tanyangin MNCtv. pertama kali ibu nonton ini-mungkin beliau memang suka dari sononya- saya mikir "please deh bu, film kayak gini WAGU man!!!" ternyata karena kebiasaan tiap malem nonton, saya jadi suka! saya suka setiap dewi bintari naik awan terbang dan terjatuh karena remnya rusak atau lupa ngerem ? *tolong!! tolong semua!!di mana ? di mana? di mana bengkel pembenaran REM AWAN.. kasian dewi bintari.
tapi, dari ini saya bisa narik kesimpulan, jika di langit ada awan gerak, itu berarti dewi bintari lagi lewat. ya, kapan-kapan saya mau numpang.

nah, kalo SFTV -Sinema Film TV, jadi itu kayak film Tv gitu tapi dalam bentuk sinema gitu- yang paling favorit adalah "PUTRI CANTIK DAN KENDI AJAIB" di situ yang punya kendi si joko kendil yang temenan sama si putri, joko kendil itu pertama nya jelek parah, ngomong nya aja peyot mulutnya, tapi gara-gara pas abis ujan-ujanan sama si putri ada pelangi, terus kata si putri di ujung pelangi ada air ajaib. di cari kan sama si joko kendil pas udah ketemu, dia cuci muka pake air di dalam kendi di ujung pelangi. terus dia, JADI GANTENG MAN!!!!. saya ulang lagi ya, JADI GANTENG!!!, "sabar meg, sabar! tunggu ae nek ada pelangi. terus goleki !!! goleki ujunge nganti moddyyaarrrr!! -___-
di film ini juga, ada daun yang di tiup si joko kendil. TERUS JADI BESAR, UDAH ITU, DI NAIKIN SAMA JOKO KENDIL, TERBANG DIA MAN!! gue kan iri ya, dan gue bersikeras! gue pasti bisa!! gue akan rutin melatih diri, saya akan mencoba untuk meniup-niup segala semua jenis daun. 
jadi teman-temanku tak usah khawatir, jika suatu hari nanti menemukan daun layu di selangkangan saya, itu adalah tanda bahwasanya eksperimen saya belum berhasil.


di samping kebahagiaan itu, sayang mesti ada kesedihan. ini masalah kebo ijo, yang sempat saya singgung di atas. istghfar dulu, astaghfirullah.... saya sebenernya gak mau benci tapi kok piye? di hati ganjeel. intinya dari sekian aku pernah benci sama orang, ke dia puncaknya. SANGKING bencinya, gue bisa sangat sensitif setiap si kebo ada pergerakan, gue bisa tahu meski itu suara dan pergerakan sekecil apapun. gue juga bisa sangat teliti setiap ngelakuin tindakan, terutama kalo gue lagi ngerjain tugas gue. salah langkah sedikit, dia biasa sangat picik. 

hanya itu saja, postingan saya. ini ceritaku apa ceritamu?. :O LET'S COMMENT!! ceritain pengalaman asyik dan nyebelin kalian, atau bahkan ada yang aneh. terkhusus teman-temanku yang abis PKL.
love love love, terimakasih sudah berkenan membaca!!!

Sabtu, 19 Mei 2012

mear diary : Ketik IDOL-dodol- (spasi) mejho

ada yangg kenal mejho, kenal gak ? harus kenal nih? -___- HARUS.

dialog antara gue sama badrulay (badrun alay)
badrun : meijho --> bahasa jawa nya meja kan? benda yang gakbisa jalan meski berkaki empat bahkan lebih bahkan kurang.

gue   : (mendelik). bukan!! meijho bukan mejo itu (?)

badrun : oh, gue tau. meijho ojek di pangkalan kan.

gue   : bukan itu tejoo.

badrun : terus apaan donk, uun nyerah deh?

gue : mejho, bentuk nama gaul, mumet subejo --> mumeit soebejho --> mejho..

badrun : oh god, aku makin cintaaahhh :* :*

gue : (tersipu) ah masa un, aku juga kalo gitu, makin cintaaaahh...

badrun : baiklah, kalo gitu kunti mau gue putusin aja deh..--> kecplosan.

gue : ANJ*NG.. siapa kunti?..


gue nangis di pojokan, nyebur-nyeburin HP di kloset. sindiran --> @Oharyanti , kenapa ? kenapaaah hidup gue gini ya Allah. gak sama manusia, sama hayalan pun. khayalan gue gagal ngehayal. ujung-ujungnya. patah man hati gue, tugel, remuk, ancur, jadi butiran debu, buteran krikil. -cukup meg, cukup. ra njok curcooll..


oke. baiklah, bayangkan, akan bagaimana jadinya jika meijho tampil di panggung spektakuler INDONESIAN IDOL. tampil di depan anang, dhani, dan agnes. gue yakin banget man, pasti meijho akan menjadi idola baru anak remaja indonesia, jadi wajar seumpama setiap meijho selesai tampil #meijhobejosekalidiIDOL akan menjadi trending topik world wide setiap setelah meijho selesai tampil.

kita lihat komentar-komentar para juri tentang meijho.

dhani : meijho. nama nya aja udah kece, nyanyi nya kece lah. gak perlu lama-lama lah dia itu, bentar lagi tenar di dunia akhirat. bakal banyak yang ingin merekrut deh. dan di jamin perusahaan akan mengalami kehancuran, dan penuh hujatan karena telah memilih orang yang tepat untuk mencapai misi, GULUNG TIKAR. suara dia itu difficut to accept the ear, itu lho sulit di terima telinga.

anang : aku rasa, meijho itu wujudnya aja sudah gagal, suaranya jauh lebih gagal. dan aku pikir dulu saat di lahirkannya juga nyaris gagal, tapi dia mekso, tapi, ya, aku sih terserah aurel aja, yanti mau bagaimana, raul akan membuntuti. dan aku sedang gila cinta dengan ashanti. BUKAN sahrini.

agnes : meijho is bad girlboy guys, it is ancaman untuk karier me. and aku think, she is akan mental dengan satu gesekan dari me. thank you....


lihat., positif sekali komentar meraka.-____- jadi ayolah dukung selalu meijho untuk menjadi juara 1/2 indonesian idol.  terus kirim sms seikhlasnya. ketik dodol IDOL (spasi) meijho kirim ke 0000. ingat seikhlasnya. 
nyanyikan yel yelnya guys,


iwak cuyu iwak tokek, mbah embah duwe putu.
meijho ayu, rodo elek, yo ayo uncali watu..

dukung terus guys. dan semoga anda beruntung mendapat tagihan uang pulsa dari counter terdekat. ayo! keep sms!!! go meijho , go meijho gooooooooo!!